Kecamatan Martapura adalah Ibu Kota dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur yang memiliki lokasi strategis yang berpengaruh pada pertumbuhan daerahnya. Yang mana penduduk di Kecamatan ini terdiri atas suku yang majemuk akan tetapi Suku Komering merupakan penduduk asli kecamatan ini. Suku lain yang berada di Kecamatan ini diantaranya suku Jawa, suku Ogan, suku Sunda dan beberapa masyarakat kota Palembang yang menetap disini dan beberapa suku Padang dan Batak yang menjadi masyarakat perantau. Adapun untuk mata pencaharian masyarakat di martapura cukup beragam khususnya ada beberapa potensi daerah yang dijadikan masyarakat lokal maupun rantauan sebagai mata pencaharian diantaranya :
1) Perkebunan, lahan yang luas menjadikan kabupaten Ogan Komering Ulu Timur berpotensi tinggi dalam bidang perkebunan diantaranya perkebunan karet dan perkebunan sawit. Kedua komoditas ini membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak sehingga membuka banyak peluang kerja dibidang perkebunan, serta memberi dampak yang besar kepada ekonomi daerah. Tidak mengherankan jika masyarakat banyak meminati daerah ini sebagai daerah rantauannya, dan menjadikan daerah ini menjadi penduduk dengan keberagaman suku yang berbeda-beda.
2) Pertanian, selain dijadikan perkebunan luasnya lahan yang ada menjadikan kabupaten ini menjadi penghasil padi unggul se-provinsi Sum-Sel dan pada tahun 2017 luas tanam padi sawah di kabupaten ini adalah 144.586 hektar dengan produksi sebesar 864.437 ton gabah kering giling. Tidak hanya padi, ada komoditas lain yang dihasilkan seperti umbi-umbian (ketela singkong, umbi rambat, jagung, sayur mayor dan lain sebagainya.
3) Peternakan dan perikanan, di kabupaten Ogan Komering Ulu Timur perikanan dan peternakan berkembang dengan baik namun pengusahaan di kedua bidang tersebut masih berskala kecil (usaha rumah tangga), hal ini dikarenakan faktor keamanan dan masih tingginya kriminalisasi di daerah ini.
4) Pertambangan, jenis pertambangan yang ada di kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, khususnya kecaamatan Martapura masih terbatas penggalian, batu, pasir dan koral. Meskipun banyak penelitian ahli geologi yang mengatakan bahwa ada sumber batubara dan minyak bumi di kabupaten Ogan Komering Ulu Timur namun hingga kini belum tereksploitasi.
5) Perdagangan, perdagangan memainkan peran penting dalam bidang ekonomi. Melalui aktifitas perdagangan pemerintah daerah menyadari untuk pembangunan serta penataan tempat-tempat perdagangan. Salah satunya pembangunan pasar yang ada di kecamatan Martapura, kabupaten Ogan Komering Ulu Timur sebagai salah satu pusat perdagangan yang ada di kabupaten tersebut, mengingat Martapura merupakan ibukota dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
6) Kehutanan, secara dramatis hutan alami di kecamatan ini telah beralih fungsi menjadi sawah, ladang dan perkebunan. Pembukaan hutan besar-besaran sejak terjadi booming harga karet alam, petani bergiat membuka lahan untuk pengusahaan tanaman karet maupun kelapa sawit. Berbagai upaya untuk mempertahankan fungsi hutan sebagai paru-paru dunia terus digalakkan oleh pemerintah daerah setempat, tanpa kehilangan manfaat ekonomisnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menciptakan kawasan hutan kota di kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar